CERITA KAMI

KABAR CSR

Selasa, 13 Juni 2017

Dua Pilar Dalam Satu Program

Program Kampung Hijau yang berjalan di Kebon Manggis ini mengimplementasikan dua pilar program CSR Pertamina sekaligus, yakni lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Harun, salah satu warga RW 01 Kebon Manggis, kecamatan Matraman, yang lahir dan menetap di kampung tersebut mengatakan, "Dahulu, kampung ini kumuh, tidak nyaman untuk tinggal. Namun, sejak ada program Kampung Hijau dari PDSI wajah kampung ini berubah banyak."
Ipin, warga RW 01 Kebon Manggis yang lain menambahkan, "Kampungnya sekarang bersih, penuh dengan tanaman hijau, menjadi tempat yang lebih nyaman. "


Yang dirasakan kedua warga tersebut, menurut Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) PDSI Harry Mulia, sejalan dengan tujuan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PDSI. 


Diuraikannya, Pertamina memiliki empat pilar untuk setiap program CSR yang menjadi tanggung jawab mereka. Empat pilar tersebut adalah pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. “Pelaksanaan Program Kampung Hijau yang berjalan di Kebon Manggis ini menyasar dua pilar sekaligus, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat," tambahnya.


Dalam program Kampung Hijau, PDSI memberikan beragam tanaman dalam pot. Di tahap pertama, PDSI memberikan sekitar dua ribu tanaman untuk disebar di tiga gang Kebon Manggis sepanjang lima ratus meter. Program yang bertujuan untuk perbaikan lingkungan tersebut dilengkapi dengan program Bank Sampah yang juga merupakan program CSR PDSI dan sudah dirintis dari tahun 2014 di lokasi tersebut. 

Sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat, PDSI menggandeng Yayasan Igif untuk melakukan pelatihan ketrampilan pemanfaatan limbah warga untuk diolah menjadi barang-barang kerajinan.


Menurut Agus, salah satu warga yang menjadi koordinator pelatihan keterampilan, program tersebut telah melibatkan sekitar dua puluh warga, yang sebagian berusia muda dan merupakan anak-anak anggota karang taruna Kebon Manggis.

 

KOMENTAR