CERITA KAMI

KABAR CSR

Selasa, 17 Desember 2019

Kompetensi Meningkat, Sertifikat Didapat

Pelatihan yang dilatarbelakangi kebutuhan PDSI akan SDM bersertifikat ini diyakini peserta dapat meningkatkan kompetensi dan juga kesejahteraan mereka.

PDSI menggelar pelatihan keterampilan pengoperasian alat berat berupa crane yang diikuti delapan orang peserta dari wilayah Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon. Pelatihan yang termasuk dalam program CSR PDSI ini bertempat di Indonesia Drilling Training Center [IDTC], Desa Kaplongan, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu.

Menurut Government Relation Analyst PDSI Toto Budiarjo, pelatihan diselenggarakan karena cukup susah mencari operator crane yang memiliki sertifikat dari migas. Populasi operator yang tersedia kebanyakan hanya bersertifikat Disnaker.

“Dengan program CSR ini harapannya bisa menambah skill dan kompetensi para peserta, sehingga selanjutnya mereka bisa mengisi kebutuhan tenaga operator crane di wilayah Indramayu dan Cirebon pada umumnya, dan khususnya di PDSI pada saat kami membutuhkannya,” papar Toto.

Pada hari pembukaan [18/12], pelatihan diawali dengan pembekalan materi seputar sistem pengoperasian dan mengenai hal-hal teknis, serta sistem kerja crane. Pelatihan disampaikan langsung Rig Superintendent PDSI Area Jawa yang juga tim pelatih IDTC, Marsono.

Dijelaskannya, crane menjadi salah satu alat kerja terpenting dalam tugas operasional Pertamina baik dalam pengeboran di darat maupun di laut. “Crane itu jenisnya beragam, bahkan bebannya juga beda-beda sesuai dengan fungsinya masing-masing. Tidak bisa main-main, operator crane harus memiliki sertifikasi khusus dalam mengoperasikan crane,” lanjut Marsono.

KOMENTAR