kembali

06 Dec 2018

Bank Sampah Ampel Putra Indramayu Dikunjungi Dirut PDSI

Bank Sampah adalah strategi untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat “berkawan” dengan sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah.  Sehingga bank sampah tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus diintegrasikan dengan gerakan 4R (Reduce, Reuse, Recycle) agar manfaat langsung yang dirasakan tidak hanya ekonomi, namun pembangunan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat. 

Keberadaan bank sampah Ampel Putra binaan PDSI memang relatif baru. Namun manfaat yang didapat dari bank sampah ini telah banyak dirasakan oleh warga masyarakat sekitar. Terbukti dalam kurun waktu 4 (empat) bulan telah tercatat jumlah nasabah rutin yang menyetorkan ke bank sampah ini sejumlah 115 orang. Sementara itu jumlah produksi hasil karya berbahan baku sampah sudah sangat beragam.

Hal tersebut terungkap dalam kunjungan Dirut PDSI Budhi N Pangaribuan ke Bank Sampah Ampel Putra, pada Kamis (6/12) lalu. Bank Sampah yang terletak di Desa Karangampel Kidul Gg. 3 Selatan RT/RW 013/003 Kec. Karangampel Kab. Indramayu ini dimotori sebagian besar Pengurus Karang Taruna Karangampel Kidul, dilatih dan diberikan pembekalan materi tentang kegiatan khususnya tentang pengelolaan bank sampah dan pembukuannya.

Warga cukup antusias dengan keberadaan bank sampah ini karena wilayahnya bisa lebih bersih dan nasabah bisa mendapatkan tambahan nilai ekonomi untuk keperluan keluarga.

Dirut PDSI Budhi Pangaribuan dalam kesempatan tersebut berpesan agar aktivitas Bank Sampah Ampel Putra terus ditingkatkan karena dampaknya cukup baik bagi lingkungan. “Keterampilan dan kreativitas pengurus terus dioptimalkan dalam mengelola bank sampah yang sudah ada, termasuk produktivitas barang-barang kerajinan yang semakin beragam dengan kualitas yang baik”, ujarnya.

Pengurus Bank Sampah Ampel Putra sangat berterimakasih atas kunjungan dan utamanya perhatian PDSI kepada masyarakat di desa Karangampel Kidul tersebut sehingga telah terbentuk Bank Sampah Ampel Putra, sembari berharap kelanjutan bimbingan dalam pengelolaannya agar makin percaya diri dan semakin baik pengelolaannya.

Bank sampah ini merupakan konsep pengumpulan sampah kering, dipilih dan dipilah serta memiliki manajemen layaknya perbankan, Tetapi yang ditabung bukanlah uang melainkan sampah. Warga yang menyetorkan sampahnya ke bank sampah ini disebut “menabung”  dan memiliki buku tabungan sampah. Sampah yang ditabung ditimbang dan dihargai dengan sejumlah uang nantinya akan dijual kepada pengepul yang sudah bekerja sama. Sedangkan sampah plastik kemasan dibuat untuk kreasi handycraft.