kembali

28 Mar 2022

Dua Penghargaan Bagi Kinerja PDSI dan Pimpinannya dalam Anugerah BUMN 2022

PDSI pantas memaknai penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan cerdasnya sebagai bagian holding BUMN yang memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa.

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) meraih penghargaan Terbaik II di ajang Anugerah BUMN 2022 untuk kategori Inovasi Bisnis dan Teknologi. Trofi diterima langsung Direktur Utama PDSI Rio Dasmanto di malam Anugerah BUMN Awards yang terselenggara di Grand Ballroom JW Marriots, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (24/3).

Untuk mengapresiasi tampuk kepemimpinannya di PDSI, Anugerah BUMN 2022 juga menyampaikan penghargaan kepada Rio Dasmanto, yakni CEO Service & Operation Excellent Terbaik dari kelompok Anak Perusahaan BUMN.

Atas kedua penghargaan ini Rio menyampaikan apresiasinya kepada seluruh perwira PDSI yang telah memberikan kontribusi terbaiknya sehingga perusahaan mampu mempertahankan kinerjanya di tengah krisis yang masih saja memengaruhi industri migas Indonesia.

“Kita pantas memaknai penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan kerja cerdas kita sebagai bagian holding BUMN yang memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa,” cetus Rio.

Dalam wawancara di sesi penjurian, Rio menjelaskan, kendati tengah menghadapi beragam tantangan bisnis dan operasi, beberapa inovasi giat dilakukan PDSI. Upaya itu tidak hanya untuk memastikan perusahaan mampu tumbuh kembang, tetapi juga agar layanan kepada seluruh customer tetap optimal sekalipun menghadapi banyak perubahan di era transisi endemi.

Upaya ini ke depannya akan terus ditingkatkan, salah satunya dengan penerapan Lima Strategic Initiatives 2022 yang fokus kepada Growth Strategy.

Penyelenggaraan Anugerah BUMN ke-11 yang mengusung tema Transformasi Tata Kelola BUMN ini, seperti disampaikan CEO BUMN Track SH Sutarto, merupakan bentuk apresiasi yang diberikan kepada BUMN yang survive melewati masa-masa sulit di era disrupsi.

Di tahun ini, sebanyak 90 perusahaan BUMN turut berpartisipasi, yang mengerucut menjadi 66 perusahaan pada saat seleksi tahap kedua. Dan hanya 39 Direktur Utama BUMN dan Anak Perusahaan BUMN yang berkesempatan untuk berkompetisi menjadi CEO terbaik melalui wawancara di penjurian tahap ketiga.