kembali

24 Dec 2022

PDSI Menuju Kinerja Unggul Menyeluruh

Tidak kurang dari 28 sumur mampu PDSI tuntaskan dalam jangka waktu pengeboran yang lebih cepat dari program kerja.

2022 menjadi tahun yang membanggakan bagi PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI). Dari sisi operasi pengeboran, tidak kurang dari 28 sumur mampu PDSI tuntaskan dalam jangka waktu pengeboran yang lebih cepat dari program kerja. Jangka waktu yang mampu dipotong beragam, mulai dari 4-7 hari kerja operasi sampai dengan di atas 10 hari kerja operasi.

“Kinerja di operasi pengeboran yang lebih cepat dari target selain menghemat biaya kerja sehingga lebih murah dan efisien, tentunya juga mempercepat waktu customer untuk memproduksi minyak dan gas bumi,” jelas VP Operasi PDSI Muhammad Irwan.

Tentang kinerja PDSI yang tergolong baik di sepanjang tahun 2022, menurut Irwan, “Ini tidak lepas dari kerja sama tim yang baik, dengan cara saling mengingatkan agar setiap pekerjaan harus didasari STK yang sudah dibakukan perusahaan. Setiap pekerjaan pun harus selalu direncanakan sebaik mungkin agar tidak ditemui kerusakan peralatan pada saat operasional, serta untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dimulai dari kontrol terhadap sistem maintenance setiap peralatan kerja.”

Adapun dari sisi drilling support, ditambahkan VP Drilling Support PDSI Komedi, operasi yang lebih cepat dari program kerja ini juga dapat PDSI lakukan dengan mengoptimalkan stok dan kelogistikan. Mulai dari operasi yang lokasi kerjanya terbilang dekat dengan kantor pusat, seperti Subang, Jatibarang, dan Tambun, sampai di lapangan yang cukup remote, seperti Bunyu, Sumatra Selatan, hingga Papua.

“Kuncinya ada pada profesionalisme dan kolaborasi. Semua kru di lapangan melaksanakan pekerjaan secara profesional didukung secara maksimal dari kantor pusat dan area,” lugas Komedi.

Selain itu, pencapaian di 2022 juga tidak terlepas dari bangkitnya semua sektor industri setelah terkena dampak pandemi COVID-19 di 2020 dan 2021. Dituturkan Komedi, “Pembatasan kegiatan selama penanggulangan COVID-19 seperti pembatasan perjalanan, karantina kru, dan keterbatasan logistik, sudah tidak terlalu signifikan dampaknya terhadap operasional di tahun 2022.”

Target ke depan PDSI harus mampu mempertahankan keselamatan kerja dalam bentuk akumulasi man hours without LTI, kemudian meningkatkan kerja sama tim dengan lebih baik lagi, sehingga mampu menyelesaikan sumur-sumur yang akan dikerjakan lebih cepat lagi dari target yang telah ditentukan.

“Dengan begitu, harapannya di tahun-tahun ke depan PDSI bisa dipercaya untuk lebih banyak lagi mengerjakan sumur migas, produktivitas rig lebih baik lagi, dan dapat menghasilkan revenue lebih besar lagi bagi perusahaan,”  tutup Irwan.